Jalan Surga

Kisah mereka

Orang-orang yang diajak para KOL, dan alasan kenapa mereka layak berangkat. Setiap kisah sudah diverifikasi dan disetujui untuk dipublikasikan.

16 kisah Urutan diacak untuk setiap pengunjung, bukan berdasarkan perolehan vote.
Pak Ujang Saepudin
Fajar Nugroho

Ramadan Berkah 1448 H · Garut

Pak Ujang Saepudin, 55 tahun

Marbot masjid Fajar Nugroho

"Azan subuh di kampung kami selalu suara Pak Ujang. Dua puluh tahun, hampir tidak pernah absen."
Fajar Nugroho, @fajarnugroho

Pak Ujang membersihkan masjid sebelum subuh, menggelar sajadah, dan mengumandangkan azan. Ia hafal setiap sudut masjid kecil itu.

Fajar mengenalnya sejak kecil dan ingin Pak Ujang sekali saja salat di Masjidil Haram.

Ibu Wartini
Hendra Wijaya

Ramadan Berkah 1448 H · Cirebon

Ibu Wartini, 52 tahun

Pengasuh panti asuhan Hendra Wijaya

"Ibu Wartini mengasuh 40 anak yatim. Saya salah satu yang pernah ia bantu."
Hendra Wijaya, @hendrawijaya

Bersama almarhum suaminya, Ibu Wartini mendirikan panti asuhan kecil di Cirebon. Kini 40 anak tinggal dan sekolah di sana.

Hendra pernah dibantu biaya sekolahnya oleh panti itu dan ingin membalas kebaikan Ibu Wartini.

Ustadzah Maryam
Nurul Hidayah

Umroh untuk Guru Ngaji · Pontianak

Ustadzah Maryam, 41 tahun

Guru TPA Nurul Hidayah

"Ustadzah Maryam membangun rumah tahfidz untuk anak-anak nelayan dengan tangannya sendiri."
Nurul Hidayah, @nurulhidayah

Di pesisir Pontianak, Ustadzah Maryam mendirikan rumah tahfidz kecil untuk anak-anak nelayan.

Beberapa muridnya kini sudah hafal 10 juz. Nurul ingin perjuangannya dikenal lebih banyak orang.

Ibu Siti Aminah
Nadia Putri

Ramadan Berkah 1448 H · Bekasi

Ibu Siti Aminah, 58 tahun

Ibu kandung Nadia Putri

"Ibu nggak pernah minta apa-apa. Tiga puluh tahun jualan kue, satu-satunya yang ia sebut tiap malam cuma Ka'bah."
Nadia Putri, @nadiaputri.id

Setiap subuh, Ibu Siti sudah menata kue lapis dan nagasari di meja kayu depan rumah di Bekasi. Pelanggannya tukang ojek, guru, dan anak-anak sekolah yang mampir sebelum masuk kelas.

Setiap Jumat, sebagian dagangan ia antar ke masjid untuk jamaah. "Rezeki itu titipan," katanya. Dari meja kecil itulah Nadia dan dua adiknya sekolah sampai kuliah.

Ibu Ratna Dewi
Dinda Maharani

Ramadan Berkah 1448 H · Makassar

Ibu Ratna Dewi, 60 tahun

Ibu mertua Dinda Maharani

"Mama mertua saya membesarkan lima anak sendirian sambil tetap mengajar. Saya belajar kuat dari beliau."
Dinda Maharani, @dindamaharani

Ibu Ratna mengajar di sekolah dasar di Makassar selama 35 tahun. Setelah suaminya wafat, ia membesarkan lima anak seorang diri.

Kini ia pensiun dan menghabiskan waktu mengajar anak-anak tetangga membaca.

Mbah Kyai Ridwan
Dimas Prakoso

Umroh untuk Guru Ngaji · Kudus

Mbah Kyai Ridwan, 77 tahun

Guru ngaji Dimas Prakoso

"Hampir delapan puluh tahun, Mbah Kyai masih mengajar setiap sore. Saya ingin beliau ke Tanah Suci."
Dimas Prakoso, @dimasprakoso

Mbah Kyai Ridwan mengajar anak-anak di Kudus setiap sore. Ia tidak pernah absen kecuali sakit.

Dimas tumbuh di kampung itu dan masih menyempatkan pulang untuk ikut mengaji bersama beliau.

Nenek Aisyah
Bayu Saputra

Pilot: Umroh Bersama · Medan

Nenek Aisyah, 79 tahun

Nenek Bayu Saputra

"Menjaga Bayu dan sepupu-sepupunya selama orang tua mereka merantau."
Bayu Saputra, @bayusaputra

Menjaga Bayu dan sepupu-sepupunya selama orang tua mereka merantau.

Ustadz Mahmud
Rahma Aulia

Umroh untuk Guru Ngaji · Banjarmasin

Ustadz Mahmud, 69 tahun

Guru ngaji Rahma Aulia

"Ustadz Mahmud mengajar tiga generasi di kampung kami tanpa pernah meminta bayaran."
Rahma Aulia, @rahmaaulia

TPA di teras rumah Ustadz Mahmud di Banjarmasin berdiri sejak 1985. Banyak muridnya kini menjadi imam dan guru.

Rahma belajar iqra' di sana dan kini membawa cerita gurunya ke ratusan ribu pengikutnya.

Ibu Sumiati
Raka Mahendra

Pilot: Umroh Bersama · Bandung

Ibu Sumiati, 61 tahun

Ibu kandung Raka Mahendra

"Penjahit rumahan yang membesarkan Raka seorang diri."
Raka Mahendra, @rakamahendra

Penjahit rumahan yang membesarkan Raka seorang diri.

Pak Haji Karim
Yusuf Mansur Ali

Umroh untuk Guru Ngaji · Lombok

Pak Haji Karim, 72 tahun

Guru ngaji Yusuf Mansur Ali

"Pak Haji Karim mengajar tajwid dengan lampu minyak. Kami belajar membaca dengan benar karena beliau."
Yusuf Mansur Ali, @yusufali

Setiap malam selepas Isya, musala desa di Lombok penuh anak-anak yang belajar tajwid bersama Pak Haji Karim.

Di masa awal, belum ada listrik. Lampu minyak dan suara beliau yang sabar menjadi kenangan banyak orang di desa itu.

Nenek Halimah
Salsa Azzahra

Ramadan Berkah 1448 H · Padang

Nenek Halimah, 74 tahun

Nenek Salsa Azzahra

"Nenek yang pertama mengajari saya Al-Fatihah. Sampai sekarang beliau masih mengajar ibu-ibu di surau."
Salsa Azzahra, @salsazahra

Nenek Halimah hafal Al-Qur'an sejak muda. Setiap ba'da Ashar ia mengajar ibu-ibu pengajian di surau kampung di Padang.

Di usia 74, suaranya masih jernih saat membaca. Salsa ingin nenek membaca Al-Qur'an di depan Ka'bah.

Mbah Sukinah
Ayu Lestari

Ramadan Berkah 1448 H · Magelang

Mbah Sukinah, 71 tahun

Tetangga Ayu Lestari

"Mbah Sukinah yang menjaga saya waktu Ibu kerja. Bagi saya beliau nenek sendiri."
Ayu Lestari, @ayulestari

Mbah Sukinah tinggal di sebelah rumah keluarga Ayu di Magelang. Selama bertahun-tahun ia menjaga Ayu kecil tanpa pernah meminta imbalan.

Di usia 71, ia masih rutin ikut pengajian dan menyimpan selembar foto Ka'bah di dompetnya sejak muda.

Bu Nyai Fatimah
Intan Permata

Umroh untuk Guru Ngaji · Jombang

Bu Nyai Fatimah, 63 tahun

Guru TPA Intan Permata

"Saya murid angkatan pertama Bu Nyai. Sekarang anak saya juga mengaji di tempat yang sama."
Intan Permata, @intanpermata

Bu Nyai Fatimah mengajar iqra' di Jombang kepada tiga generasi. Banyak keluarga di kampung itu belajar mengaji dari beliau.

Intan ingin gurunya berangkat sebagai ucapan terima kasih dari semua muridnya.

Pak Hasan
Tiara Kusuma

Pilot: Umroh Bersama · Semarang

Pak Hasan, 66 tahun

Ayah kandung Tiara Kusuma

"Pensiunan guru SD yang mengajar di sekolah terpencil selama 34 tahun."
Tiara Kusuma, @tiarakusuma

Pensiunan guru SD yang mengajar di sekolah terpencil selama 34 tahun.

Pak Darto
Rizky Firmansyah

Ramadan Berkah 1448 H · Klaten

Pak Darto, 64 tahun

Guru ngaji masa kecil Rizky Firmansyah

"Saya bisa baca Al-Qur'an karena Pak Darto. Ratusan anak di kampung kami juga."
Rizky Firmansyah, @rizkyfirm

Sejak 1989, teras rumah Pak Darto di Klaten jadi tempat mengaji setiap ba'da Maghrib. Tidak ada biaya, hanya kapur, papan tulis kecil, dan kesabaran.

Murid-muridnya kini menjadi guru, perawat, dan imam di kota masing-masing. Rizky salah satunya, dan ingin membalas dengan mengantar gurunya melihat Ka'bah.

Pak Slamet
Iqbal Hakim

Ramadan Berkah 1448 H · Surabaya

Pak Slamet, 67 tahun

Ayah kandung Iqbal Hakim

"Bapak pakai tabungan umrohnya buat biaya kuliah saya. Sekarang giliran saya."
Iqbal Hakim, @bangiqbal

Pak Slamet mengayuh becak di Surabaya selama puluhan tahun dan menabung sedikit demi sedikit untuk umroh.

Ketika Iqbal diterima kuliah, tabungan itu dipakai untuk biaya kuliahnya. Pak Slamet tidak pernah mengungkitnya.